|
UTAK-ATIK REGISTRY
[ oleh : iwancd2004@yahoo.com ]
Windows
merupakan sistem operasi untuk PC yang paling populer saat ini, mulai dari
Windows 95, 98, NT dan yang baru saja diluncurkan yaitu Windows 2000 dan
Windows Millenium. Salah satu keunggulan Windows adalah kemudahan dalam
penggunaannya. Misalnya kemudahan mulai dari install, konfigurasi sampai dengan
adanya feature plug and play untuk hardware.
Tentunya semua
konfigurasi dan setting tersebut disimpan dalam sistem operasi, dan untuk
menyimpan informasi berbagai setting dan konfigurasi, Windows menggunakan
registry. Registry merupakan database yang digunakan untuk menyimpan semua
setting dan informasi hardware, software dan berbagai preferences untuk Windows
32 bit, termasuk Window 95, 98, NT, Millenium dan 2000. Salah satu contohnya
adalah misalnya seseorang mengganti assosiasi file atau menginstall program,
maka perubahan setting tersebut akan dituliskan pada registry. Contoh lainnya
adalah mendisable Display Properties, menyembunyikan berbagai menu pada Menu
Start.
Selain sebagai
tempat untuk menyimpan informasi sistem operasi Windows sendiri, registry juga
digunakan sebagai tempat untuk menyimpan berbagai informasi setting dan
konfigurasi pada aplikasi atau program. Misalnya WinZip menggunakan registry
untuk menyimpan informasi toolbar, aplikasi untuk membuka file (viewer), user
name, serial number, dan lain-lain.
Registry
diletakkan pada dua buah hidden file yaitu user.dat dan system.dat yang
terletak pada directory Windows untuk Win 95/98/Me dan pada directory
Windows/System32/Config untuk Windows NT. Selain menggunakan registry (system.dat
dan user.dat), Windows juga menyimpan informasi setting tertentu pada file
msdos.sys, system.ini dan win.ini.
Registry
terdiri dari beberapa bagian yang disebut key atau kunci. Terdapat enam macam
key utama pada registry, yaitu :
- HKEY_CLASSES_ROOT,
Berisi semua tipe file beserta assosiasinya yang masing-masing tipe file
tersebut akan mempunyai subkey sendiri-sendiri.
- HKEY_CURRENT_USER
Berisi informasi tentang user yang sedang log in pada saat itu. Terdiri dari
subkey, antara lain :
- AppEvents, berisi
setting untuk sound events.
- Control Panel, berisi
setting control panel.
- InstallLocationMRU,
berisi path/lokasi master Windows (waktu pertama kali menginstall Windows).
- Network, berisi
informasi yang berhubungan dengan Network atau jaringan.
- Software, berisi
tentang setting atau konfigurasi software untuk pemakai yang logon pada
saat itu.
- RemoteAccess, berisi
informasi tentang Dial up Networking.
- HKEY_LOCAL_MACHINE
Berisi informasi tentang hardware dan setting software yang berlaku untuk
semua user. Terdiri dari subkey, antara lain :
a. Enum, berisi informasi tentang hardware, misalnya tentang monitor.
b. Hardware, berisi informasi tentang port serial.
c. Network, berisi informasi yang berhubungan dengan network untuk pemakai
yang sedang aktif atau logon.
d. Software, berisi informasi dan setting software.
- HKEY_USERS
Berisi informasi tentang desktop dan user setting untuk tiap user yang berhak
login ke komputer tersebut. Tiap user mempunyai sebuah subkey. Jika hanya
terdapat satu user maka nama subkey tersebut adalah ".default"
- HKEY_CURRENT_CONFIG
Berisi informasi tentang konfigurasi hardware, berhubungan dengan
HKEY_LOCAL_MACHINE.
- HKEY_DYN_DATA
Berisi informasi tentang plug and play.
Beberapa tips dan registry dibawah ini cuma berlaku buat Windows XP.
Sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu.
- Klik tombol Start > Run.
- Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
- Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
- Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File
Name, misalnya backup-registry dan sebagainya.
- Tekan tombol Save.
|